Navigation: Direktori Siswa - Direktori Status



Status
Robi'atul Adawiyah
[SISWA] Sanawiyah pada MtsN4 Rungkut Surabaya
Hanya KELUARGAKU semangat hidupku...
Hanya KELUARGAKU yang bisa memberi Support terbaik..
 Selamanya Hanya KELUARGAKU... :)
29-09-2015 15:28:56 - Suka
Dwi Atmaja, S.Pd, M.Psi
[GURU] Bimbingan Konseling pada MTsN Rungkut Surabaya

mantab

30-09-2015 07:03:46 - Suka
satria seo
[SISWA] SMK pada smk 7
Hello
27-09-2015 18:54:58 - Suka
mamik ilyas
[SISWA] Aliyah pada sma darudsyahid
ABOUT   ME
Percikan embun menghalangi cahaya sang Mentari. Namun, sang surya tetap mencari celah ditengah badai embun itu. Begitulah saat aku berjuang di rahim ibu. Alhamdulillah .., telah lahir dari pasangan Moh.Ilyas dan Romyati pada tanggal 19 desembar 1997 atas nama Rohmatul imamiyah. Sungguh besar keagungan sang Kholiq yang telah mengaruniakan pasutri tersebut seoarang anak yang berjenis kelamin perempuan dan merupakan anak ketiga dari 14 bersaudara.
Mamik, begitulah sapaan akrabnya. Mulai meniti pendidikan di sekolah dasar negri pacanggan 2 pada tahun 2004-2009, selama 6 tahun menghabiskan waktu belajar di sekolah dasar, dan merasa kurang dalam ilmu pendidikan mamik melanjutkan ke sekolah menengah pertama Darussyahid sampang 2010-2013. Dan dirasa tidak bosan berada di Darussyahid, mamik melanjutkan pendidikannya ke SMA Darussyahid sampang pula pada tahu 2014-sekarang masih duduk di kelas 3 SMA.
&ldquoAku suka sekali menulis cerpen. Entah itu kuambil dari kehidupanku sendiri ataupu seseoarang yang kutemui di sekelilingku. Hmmm , aku memang berasal dari keluarga yang pas-pasan dan rupaku juga..tapi jangan salah.. hobi dan cita-citaku mahal. Selain itu aku juga suka baca crpen, novel, puisi, dan menggambar. Dalam tahap belajar dan ngerangkai sebuah karya, karna akumasih siswa aku minta bantuan pada guruku disekolah. Cita-cita ku ingin jadi dokter atau perawat,namun sangat bertentangan dengan jurusan yang ku ambil sekarang. Banyak temenku yang bertanya,&rdquo( kalu memang  mau jadi dokter, kog ambil jurusan IPS??)&rdquo yah aku jawab saja, karna takdir dan di IPS ituu aku suka pel.Geograffi dan ingin belajar Akutansi.&rdquo
Diam seribu bahasa bukan berarti tak punya tujuan yang pasti!!!. Yang ada didepan mata adalah anugrah, dan yang masih jauh disana adalah harapan. Makanya buat saahabatkusekalian.., tetap semangat yaa belajarnya,..tidak adaa  kata terlambat untuk belajar dan menciptakan suatu karya.  
 
By: Mihoo_Jenuung.
20-09-2015 23:20:01 - Suka
mamik ilyas
[SISWA] Aliyah pada sma darudsyahid
MAAF  untuk  Lora
    Kabut senja masih menyelimuti alam semesta. Kupandangi bintang di ufuk timur sana. Begitu indah nan menarik  perhatian. Kini kilauan sutra mulai terpancar. Kehadiran sosok yang menakjubkan. Tak pernah terbayang olehku bahwa diri ini akan memilikinya. Bahagia dan hidup terasa lebih sempurna. Sesekali hatiku diterpa badai,menahan kuatnya aruspun aku mampu. Karna pada saat itu masih ada rasa saling percaya. Senyum terasa selalu tersungging dibibirku. Mata berbinar-binar memandangi alam yang indah bersamanya.
Sakit hati jikalau teringat masa itu. Ingin kuperbaiki. Namun, nasi telah menjadi bubur. Akupun masih teguh dengan prinsipku.,&rdquotak perlulah kita menjelaskan sesuatu apapun pada seseorang, karna yang menyayangi aku tak butuh itu semua,. Dan yang membenciku tak akan mempercayai itu semua&rdquo. Sesekali hujan mengguyur batin ini. Tak sanggup aku menahannya. Dulu aku mengagumi seoarang insan yang tak pernah menolehku sedikitpun. Walau begitu, entah mengapa hatiku tetap mengabadikannya (rasa itu). Dan aku syukuri nikmat yang telah Sang Kholiq berikan padaku ini. Hingga akhirnya Sang Kholiq mengirim ciptaan_Nya yang rupawan. Pengobat luka dalam yang tak kunjung padam.
&ldquoLora.., yang satu,yang tak ada lagi&rdquo. Panggilan yang kubuat hanya untuknya. Suatu ketika disela ujian akhir semaster ganjil  berlangsung dihari kedua, dya mengungkapkan parasaannya padaku. Heheh...lucuu jikalau teringat waktu itu. Aku menjawabnya dengan nada manja.&rdquomaaf aku tidak bisa..&rdquo. hcch,, ooh yaudah kalau begitu&rdquo. Sambungnya seakan itu merupakan hal yang bisa saja. &ldquomaksudku, aku tidak bisa menolakmu&rdquo. Entah apa yang ku katakan pada saat itu. Namun janji tetaplah janji. Kutekatkan hati untuk memadu kasih dengannya. Dihari itu aku resmi berpacaran dengannya. Meski hati masih jadi musium seseorang yang kukagumi dulu.
Semua masih berjalan dengan lancar. Hingga tiba pada saat dimana kerikil mulai tampak didepan mata. Namun aku tak menghiraukan karna aku percaya aku dan dya sama-sama saling percaya. Tibalah saat ujian tengah semester genap dan dihari kedua pula. Dya memutuskan hubungan denganku. Aku tak percaya ini benar-benar terjadi. Ini baru pertama kali aku alami. Masalah paling berat yang kuhadapi dan lebih sulit dari soal matematika yang paling rumit sekalipun. Bagimana tidak!!?, aku mendapat tuduhan yang menurutku dya belum tau yang sebenernya. Pertama, aku tidak pernah selingkuh dengan siapapun. &ldquo(Habibi)&rdquo. Inilah yang membuat pikiranku semkin rumit. Ingin kujelaskan bahwa &ldquoHabibi&rdquo adalah nama samarannya yang kubuat agar seseorang yang tak menyukainya tidak lagi mengejeknya. Siapa yang tak sakit hati jika kekasih yang disanjungnya di ejek oleh orang lain hayyoo!!?. Akupun beguitu. Setiap aku bercerita tentang kisah asmaraku, aku selalu menyebut &ldquolora&rdquo sebagai &ldquohabibi&rdquo. Dan slahku juga tidak memberi tahunya terlebih dulu.
Yang ke dua, kuakui memang benar adanya begitu. Aku memang masih menyimpan rapi rasa itu didalam hatiku. Namun, aku sudah menetapkan hati ini berlabuh dihatimu, bukan dihatinya. Tapi, salahkan jika aku menyimpan rasa pada sosok yang ku kagumi dulu??!. Ini soal hati. Bukan aku yang mau. Pada saat itu dya memakiku. Kubiarkan lidahnya mengocehiku sampai dya mengeluarkan kata yang menggelikan telingaku. Dan akupun menggelar sebagai orang yang &ldquomunafik&rdquo. Sakitt hati ini. Hingga suasana kelam menghampiriku lagi. Hati seketika padam. Namun, aku tetap mempercayaimu sebagai pria yang bijaksana. Dya begitu karna aku telah menggores hatinya dengan kesalahpahaman. Beribu maaf ku ucapkan padamu, namun  dya tak pernah bariku kepercayaan itu lagi. Kupasrahkan semua pada yang maha kasih, pemilik tempat kasih dan sayang.
Setiap kali ku ingin mengungkapkan itu semua. Dya selalu memberiku tatapan sinis,yang membuatku mengurungkan niat tulus hati ini. Perlu kusadari bahwa hanya aku yang berjuang pada saat itu. Dya yang memberi keputusan itu. Sebagi seorang insanyang bijak sana, aku yakin dya telah memikirkan dan membuat keputusan yang sangat tepat untuknya dan untukku. Ku tak ingin rasa itu kembali jika hanya sekedar bayang-bayang saja. Aku ingin ada di alam yang nyata bukan hanya sekedar mimpi  dan  halusinasi untuk persinggahan saja.
Ku ungkapkan semua dalam buku harianku.:
Lora...
Bukan maksud hati untuk selalu bersahaja merinduimu...
Bukan ku tak paham apa yang kau rasakan..
Hatii yang terlukai tak pernah ingin melukai...
Niat hati begitu tulus....
Tak bisakah kau menghargai sedikitpun??!..
Coba lihat usahaku yang senantiasa mengirimimu surat...
Namun,, ada kalanya dimana aku telah lelah...
Tak satupun dari suratku yang kau balas...
Benci,, jelas tertanam dalam hatimu...
Namun,,
Ketahuilah jerih payahku..
Dalam isyak tangis ku serukan...
Maaf beirbu maaaf kulantunkan...
Untukmu....lora.
(yang memberiku nama &ldquoAles&rdquo)09desember-07 maret 2015 kemaren.
 
20-09-2015 22:16:35 - Suka
mamik ilyas
[SISWA] Aliyah pada sma darudsyahid
MAAF  untuk  Lora
    Kabut senja masih menyelimuti alam semesta. Kupandangi bintang di ufuk timur sana. Begitu indah nan menarik  perhatian. Kini kilauan sutra mulai terpancar. Kehadiran sosok yang menakjubkan. Tak pernah terbayang olehku bahwa diri ini akan memilikinya. Bahagia dan hidup terasa lebih sempurna. Sesekali hatiku diterpa badai,menahan kuatnya aruspun aku mampu. Karna pada saat itu masih ada rasa saling percaya. Senyum terasa selalu tersungging dibibirku. Mata berbinar-binar memandangi alam yang indah bersamanya.
Sakit hati jikalau teringat masa itu. Ingin kuperbaiki. Namun, nasi telah menjadi bubur. Akupun masih teguh dengan prinsipku.,&rdquotak perlulah kita menjelaskan sesuatu apapun pada seseorang, karna yang menyayangi aku tak butuh itu semua,. Dan yang membenciku tak akan mempercayai itu semua&rdquo. Sesekali hujan mengguyur batin ini. Tak sanggup aku menahannya. Dulu aku mengagumi seoarang insan yang tak pernah menolehku sedikitpun. Walau begitu, entah mengapa hatiku tetap mengabadikannya (rasa itu). Dan aku syukuri nikmat yang telah Sang Kholiq berikan padaku ini. Hingga akhirnya Sang Kholiq mengirim ciptaan_Nya yang rupawan. Pengobat luka dalam yang tak kunjung padam.
&ldquoLora.., yang satu,yang tak ada lagi&rdquo. Panggilan yang kubuat hanya untuknya. Suatu ketika disela ujian akhir semaster ganjil  berlangsung dihari kedua, dya mengungkapkan parasaannya padaku. Heheh...lucuu jikalau teringat waktu itu. Aku menjawabnya dengan nada manja.&rdquomaaf aku tidak bisa..&rdquo. hcch,, ooh yaudah kalau begitu&rdquo. Sambungnya seakan itu merupakan hal yang bisa saja. &ldquomaksudku, aku tidak bisa menolakmu&rdquo. Entah apa yang ku katakan pada saat itu. Namun janji tetaplah janji. Kutekatkan hati untuk memadu kasih dengannya. Dihari itu aku resmi berpacaran dengannya. Meski hati masih jadi musium seseorang yang kukagumi dulu.
Semua masih berjalan dengan lancar. Hingga tiba pada saat dimana kerikil mulai tampak didepan mata. Namun aku tak menghiraukan karna aku percaya aku dan dya sama-sama saling percaya. Tibalah saat ujian tengah semester genap dan dihari kedua pula. Dya memutuskan hubungan denganku. Aku tak percaya ini benar-benar terjadi. Ini baru pertama kali aku alami. Masalah paling berat yang kuhadapi dan lebih sulit dari soal matematika yang paling rumit sekalipun. Bagimana tidak!!?, aku mendapat tuduhan yang menurutku dya belum tau yang sebenernya. Pertama, aku tidak pernah selingkuh dengan siapapun. &ldquo(Habibi)&rdquo. Inilah yang membuat pikiranku semkin rumit. Ingin kujelaskan bahwa &ldquoHabibi&rdquo adalah nama samarannya yang kubuat agar seseorang yang tak menyukainya tidak lagi mengejeknya. Siapa yang tak sakit hati jika kekasih yang disanjungnya di ejek oleh orang lain hayyoo!!?. Akupun beguitu. Setiap aku bercerita tentang kisah asmaraku, aku selalu menyebut &ldquolora&rdquo sebagai &ldquohabibi&rdquo. Dan slahku juga tidak memberi tahunya terlebih dulu.
Yang ke dua, kuakui memang benar adanya begitu. Aku memang masih menyimpan rapi rasa itu didalam hatiku. Namun, aku sudah menetapkan hati ini berlabuh dihatimu, bukan dihatinya. Tapi, salahkan jika aku menyimpan rasa pada sosok yang ku kagumi dulu??!. Ini soal hati. Bukan aku yang mau. Pada saat itu dya memakiku. Kubiarkan lidahnya mengocehiku sampai dya mengeluarkan kata yang menggelikan telingaku. Dan akupun menggelar sebagai orang yang &ldquomunafik&rdquo. Sakitt hati ini. Hingga suasana kelam menghampiriku lagi. Hati seketika padam. Namun, aku tetap mempercayaimu sebagai pria yang bijaksana. Dya begitu karna aku telah menggores hatinya dengan kesalahpahaman. Beribu maaf ku ucapkan padamu, namun  dya tak pernah bariku kepercayaan itu lagi. Kupasrahkan semua pada yang maha kasih, pemilik tempat kasih dan sayang.
Setiap kali ku ingin mengungkapkan itu semua. Dya selalu memberiku tatapan sinis,yang membuatku mengurungkan niat tulus hati ini. Perlu kusadari bahwa hanya aku yang berjuang pada saat itu. Dya yang memberi keputusan itu. Sebagi seorang insanyang bijak sana, aku yakin dya telah memikirkan dan membuat keputusan yang sangat tepat untuknya dan untukku. Ku tak ingin rasa itu kembali jika hanya sekedar bayang-bayang saja. Aku ingin ada di alam yang nyata bukan hanya sekedar mimpi  dan  halusinasi untuk persinggahan saja.
Ku ungkapkan semua dalam buku harianku.:
Lora...
Bukan maksud hati untuk selalu bersahaja merinduimu...
Bukan ku tak paham apa yang kau rasakan..
Hatii yang terlukai tak pernah ingin melukai...
Niat hati begitu tulus....
Tak bisakah kau menghargai sedikitpun??!..
Coba lihat usahaku yang senantiasa mengirimimu surat...
Namun,, ada kalanya dimana aku telah lelah...
Tak satupun dari suratku yang kau balas...
Benci,, jelas tertanam dalam hatimu...
Namun,,
Ketahuilah jerih payahku..
Dalam isyak tangis ku serukan...
Maaf beirbu maaaf kulantunkan...
Untukmu....lora.
(yang memberiku nama &ldquoAles&rdquo)09desember-07 maret 2015 kemaren.
 
20-09-2015 22:16:35 - Suka

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10